"Sabar, Ann. Senyum, senyum."
"Dah hilang dah sabar saya, kak. 2 jam kita menunggu, dia buat bodoo aja. Sabar tu ada batasnya, kak"
"Jom kita cari."
"Cari apa kak?"
"Laa.. tadi kata dah hilang Cik Sabar, jom lah kita cari." Senyum pun terukir.
Melihat Ate telah menemui semula 'Cik Sabar', Kak Non meneruskan kata-katanya.
"Sabar tu sepatutnya tiada batasan, dik. Sabar hanya ada dua aja. Sabar atau tak sabar. Jika sabar tu ada batas tertentu, itu bukanlah sabar namanya."
Dan Ate pun berfikir dan terus berfikir....
Menumpang di bumi Allah, berkongsi hidup dengan manusia yang berbagai ragam, pastilah mengalami berbagai ujian yang menguji kesabaran. Dari yang sebesar-besar dan seberat-berat perkara, seperti kehilangan seseorang yang kita cintai, sehinggalah sekecil-kecilnya seperti mengakses internet di berukband broadband yang slow giler bagai kura-kura, bahkan beratur menunggu giliran di public toilet pun, semua itu memerlukan kesabaran tanpa batas.
Kesabaran seharusnya tiada batasan, karena ujian kesabaran pasti ada dalam tiap langkah kaki kita. Sabar di perlukan agar kita boleh berdiri teguh di tengah hempasan ombak kehidupan, menjadikan kita seorang pemenang dalam pertarungan, melawan ego dan nafsu diri sendiri dalam menjadikan kita seorang hamba yang bersyukur.
“Sabar itu bukan sekadar mengurutkan dada sambil mengucap Astaghfirullahal Azim. Sabar juga bukan bererti menerima segala sesuatu dengan pasrah tanpa berusaha terlebih dahulu. Sabar itu adalah kalimat aktif dan dinamis bukan pasif. Sabar, bererti mengerahkan segenap kemampuan dan menyerahkan hasilnya kepada ALLAH SWT. Sabar itu mampu menahan diri untuk tidak cepat marah dalam menghadapi sesuatu. Boleh menahan diri sehingga tidak terbawa oleh emosi. Sabar itu berarti menyatukan badan dan fikiran dalam satu waktu. Sabar, bererti menyelaraskan frekuensi diri kita dengan orang lain dan alam semesta. Sabar itu bererti hidup pada saat ini, bukan esok dan kemarin.” (Arvan Pradiansyah: The 7 Laws of Happiness)
Sabar merupakan kata yang berulang kali disampaikan oleh Allah SWT di dalam Al Quran dan ini menegaskan betapa pentingnya kesabaran tanpa batas bagi manusia.
Berkata memang mudah, melaksanakannya yang payah. Ate yang selalu kehilangan sabar menemui tips untuk bersabar.
Ada lima hal yang harus dilakukan agar kita memiliki kesabaran tanpa batas:
1. Ikhlaskan niat hanya karena ALLAH
2. Banyak tilawah Al-Qur’an
3. Perbanyakkan puasa sunnah
4. Mengingat-ingat tujuan hidup. Dan kita perlu tahu bahwa tujuan hidup kita adalah menggapai syurga.
5. Banyak baca buku yang berkisah tentang orang-orang yang sabar
Moga kesabaran tanpa batas seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ayub, akan kita temui dalam diri kita. Sesungguhnya sabar tanpa batas, berujung di pintu syurga.








